Asuransi Konstruksi

Asuransi Konstruksi

Penjelasan

Dalam rangka ikut berpartisipasi dalam Program Pemerintah di Bidang Pembangunan, BRINS General Insurance ikut serta dengan mengembangkan salah satu produk Asuransi Rekayasa / Engineering yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas guna memberikan perlindungan atas resiko pekerjaan proyek yang sedang dikerjakan baik Swasta maupun proyek milik Pemerintah.

 

Manfaat

Untuk melindungi proyek yang sedang dikerjakan dan memberi jaminan keuangan kepada Tertanggung agar usaha mereka tidak terganggu walaupun terjadi kerusakan pada saat proyek tersebut berlangsung. Asuransi Konstruksi BRINS General Insurance menjamin kerugian atas pelaksanaan proyek pekerjaan Teknik Sipil seperti; jembatan, dermaga, lapangan terbang, dam, gedung-gedung, dan sebagainya yang dapat mengalami kerusakan fisik selama proyek berlangsung walaupun telah dilakukan perencanaan yang matang.

Kepentingan Yang Dapat Dipertanggungkan

Pekerjaan Utama

.

Pekerjaan Pelengkap

 

Pekerjaan Persiapan

.

Material

 

Alat Konstruksi

.

Alat Berat

 

Biaya Reruntuhan

.

Tanggung Jawab Hukum

 

Luas Jaminan

FLEXAS

 

Karena Pemadam Kebakaran

 

Bencana Alam

 

Karena Pemadam Kebakaran

 

Pencurian

Perluasan Jaminan

 

Huru hara, SRCC

 

Surrounding / existing property

 

Designer's risk

 

Gempa bumi dan letusan gunung berapi

Penetapan Harga Pertanggungan

 

Merupakan jumlah ganti rugi maksimum yang akan dibayar perusahaan asuransi berdasarkan jaminan Polis Asuransi Konstruksi. Pada dasarnya harga-harga pertanggungan ini ditentukan oleh Tertanggung dan dalam praktek selalu disesuaikan dengan ‘Nilai Proyek (Contract Value’ keseluruhan kontrak pelaksanaan pemborongan.

Periode Pertanggungan

 

Dimulai sejak bahan-bahan / barang-barang pembangunan dibongkar / diletakkan di lokasi proyek, dilanjutkan dengan pembangunan dan berakhir setelah proyek selesai sampai diserahkan dengan timbang terima kepada pemilik. Dapat juga diberikan perluasan jaminan selama masa pemeliharaan / maintenance sampai pada penyerahan terakhir dari pelaksanaan kepada pemilik proyek. Masing-masing periode diatas harus dirinci secara tegas dalam polis.