Asuransi Satelit

Asuransi Satelit

Penjelasan

Saat ini merupakan masa dimana teknologi berkembang dengan pesat termasuk dalam teknologi komunikasi. Tidak jarang perusahaan-perusahaan besar menggunakan satelit sebagai alat penunjang teknologi komunikasi mereka. Kerugian yang timbul akibat kerusakan dan kehilangan satelit di orbit merupakan salah satu hal penting yang harus dipikirkan. Untuk itu, BRINS General Insurance mengeluarkan produk Asuransi Satelit untuk membantu meringankan beban yang terjadi akibat kerugian-kerugian tersebut.

 

Manfaat

Asuransi BRINS Satelit memberikan jaminan ganti rugi kepada Tertanggung atas kerugian yangg terjadi kepada Satelit selama periode asuransi berlangsung.

Jaminan

 

Sebelum Peluncuran

Saat Peluncuran

Saat Di Orbit

Tanggung Jawab Pada Pihak Ketiga

Sebelum Peluncuran

Memberikan jaminan terhadap semua resio kerusakan properti satelit dan pesawat peluncurnya dimulai saat satelit dipasang sampai tahap sebelum peluncuran (pengangkutan dari pabrik sampai tempat peluncuran, saat disimpan, dirakit, dan dipersiapkan untuk peluncuran). Jaminan akan berakhir pada saat mesin dinyalakan.

Saat Peluncuran

Memberikan jaminan terhadap kerusakan fisik atau kerugian dari satelit yang terjadi selama tahap peluncuran (mesin dinyalakan, sampai satelit mencapai orbit yang ditetapkan).

Saat Di Orbit

.Memberikan jaminan terhadap semua resiko atas kerugian seluruhnya (total loss) dan kerugian sebagian (partial loss) selama tahap operasi satelit.

Tanggung Jawab Teradap Pihak Ketiga

Memberikan jaminan seluruh klaim tanggung jawab hukum luka badan (bodily injury) atau kerusakan harta benda (property damage) yang bisa timbul dari kegiatan peluncuran sateit dan bagian-bagiannya).

Pengecualian

1. Penanggung tidak menjamin resiko yang menjadi pengecualian seperti:

  • Resiko perang
  • Resiko nuklir
  • Kesalahan dalam pembuatan satelit
  • Wear and Tear
  • Kerusakan mesin
  • Satelit yang dibuat dipergunakan untuk tujuan illegal

2. Biaya yang terjadi akibat resiko kerusakan atau kecelakaan yang terjadi sebelum pertanggungan dimulai